Wisata Saat Umroh Haji Lihat Unta dan Kebun Kurma

Wisata umroh haji kebun kurma dan unta – Di sela-sela waktu pelaksanaan ibadah umrah atau haji ke Arab Saudi, jangan lewatkan kesempatan yang berharga untuk berwisata disana. Cobalah untuk mampir ke lokasi peternakan unta hingga kebun kurma.

 

Wisata Saat Umroh Haji Lihat Unta dan Kebun Kurma

 

Ada banyak hal menarik yang dapat dilakukan oleh traveler ketika berkunjung ke Arab Saudi. Misalnya saja sambil melihat peternakan unta hingga kebun kurma yang menjadi khas Timur Tengah. Selain menjadi pengetahuan dan merupakan sebuah pengalaman pada saat sudah kembali ke tanah air.

Beberapa waktu yang lalu ada traveler yang menyempatkan diri untuk bisa melihat peternakan unta dan perkebunan kurma di sela kunjungan umrah. berikut adalah yang diperolehnya:

  1. Peternakan unta

Terletak di Arab Saudi, peternakan unta umumnya dapat dijumpai di Ja’ronah, Hudaibiyah dan Asyuraeek. Di antara ketiganya itu, yang paling mudah diakses atau dijumpai adalah Hudaibiyah yang berlokasi sedikit di luar Kota Mekah menuju Jeddah.

Setibanya di peternakan unta, pengunjung bisa melakukan pemberian makan unta dengan rumput yang sudah disediakan disana. Karena hidupnya di gurun yang mana sejauh mata memandang sulit sekali untuk bisa ditemukan tanaman hijau, namun unta-unta yang disana terbilang cukup gemuk. Bahkan unta-unta tersebut juga bisa memproduksi susu.

Selain itu, traveler juga bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan dalam mempelajari berbagai fakta yang menarik mengenai unta. Misalnya saja, tubuh unta dapat bertahan hidup hingga suhu 41 derajat Celcius. Jika lebih dari suhu tersebut, kulit unta akan mengeluarkan keringat.

Hebatnya lagi unta mampu bertahan dengan kehilangan massa sekitar 20 hingga 25% selama berkeringat. Padahal pada umumnya makhluk hidup jika maksimal kehilangan 3-4% massa akan mengalami gagal jantung akibat mengentalnya darah.

Lebih uniknya lagi, di sana traveler juga bisa menemukan botol warna kuning yang tak lain adalah air kencing unta. Kencing tersebut di perjual belikan kepada pada pengunjung. Harga air kencing unta dalam botol ukuran 330-350 ml adalah 20 Riyal atau sekitar Rp 71 ribu.

Harga kencing unta itu jauh lebih mahal dari pada harga susu unta segar yang juga dijual di peternakan unta tersebut. Susu dalam botol ukuran 330-350 ml seharga 5 Riyal atau sekitar Rp 18.000. Harga kencing unta lebih mahal karena unta jarang sekali kencing.

       2. Perkebunan kurma

Selama ribuan tahun, kurma telah dikonsumsi oleh para penduduk di Timur Tengah. Madinah, Arab Saudi juga dikenal sebagai penghasil kurma terbesar di seluruh dunia. Tak heran jika banyak kebun kurma disana. Mereka yang melakukan ibadah umrah atau haji ke Arab Saudi umumnya suka mampir ke tempat itu.

Di Madinah, traveler umroh haji bisa melihat perkebunan kurma yang letaknya tidak jauh dari Masjid Quba. Untuk diketahui, di sekitar Masjid Quba pun sebenarnya sudah dijumpai atau terdapat beberapa perkebunan kurma. Maklum saja, karena tanah sekitar Masjid Quba dulunya merupakan kebun kurma.

Pada saat berkunjung ke perkebunan kurma, umumnya kurma belum siap untuk dipanen. Biasanya pohon kurma mulai bisa dipanen buahnya ketika sudah berusia 7 sampai 10 tahun. Di setiap musim panennya, pohon kurma dewasa bisa menghasilkan sebanyak 80-120 kg buah kurma.

Bagi traveler yang belum pernah melihat pohon kurma, sekilas gambarannya, pohonnya tampak seperti pohon kelapa sawit yang memiliki tinggi sekitar 15-25m. Namun, di tangkainya terdapat duri seperti pohon salak.

Karena pohon kurma di Indonesia merupakan hal yang tak biasa, tak heran jika para pengunjung dari Indonesia memanfaatkan pohon kurma itu untuk berfoto-foto.

Fakta unik lainnya dari wisata umroh haji ialah buah kurma pun banyak dipercaya sebagai penangkal sihir dan racun, karenanya tabib di Saudi selalu mengobati pasiennya dengan menganjurkan untuk makan kurma.

Setelah puas mendatangi peternakan dan perkebunan untuk melihat perkebunan kurma dan peternakan unta, selain itu juga kamu juga bisa mampir ke toko oleh-oleh yang isinya didominasi dengan kurma. Adapun aneka jenis kurma yang dijual antara lain kurma sukkary, sagai safawi, mabroom dan kurma ajwa yang juga sangat dikenal sebagai kurma nabi. Dijual pula kurma basah yang masih fresh.

Harga kurma yang tersedia pun bervariasi mulai dari harga 10-80 Riyal (Rp 36 ribu-Rp 285 ribu). Umumnya kurma ajwa lebih mahal ketimbang kurma yang lainnya. Sedangkan kurma basah sering ditawarkan harga 15-20 Riyal (Rp 53 ribu-Rp 71 ribu) per kilonya.

Setelah membaca artikel di atas tersebut, tentunya traveler yang umroh haji atau liburan ke Arab Saudi tidak boleh lupa untuk bisa melihat dan berkunjung peternakan unta dan perkebunan kurma secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *