Ternyata Malaikat Melaksanakan Ibadah Haji Juga

Ternyata Malaikat Melaksanakan Ibadah Haji Juga – Malaikat hanya melakukan ibadah haji sebanyak satu kali seumur hidup. Menunaikan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi setiap umat muslim bagi yang mampu. Dimana ada banyak keutamaan yang akan diperoleh bagi siapa saja yang mampu melaksanakannya. Salah satunya dapat menghapus segala kesalahan dan dosa-dosa.

 

Ternyata Malaikat Melaksanakan Ibadah Haji Juga

 

Akan tetapi selain manusia, ternyata para malaikat juga melaksanakan ibadah haji seperti kita. Bahkan mereka telah terlebih dahulu melaksanakannya jauh sebelum umat manusia melaksanakannya.

Meskipun penyelenggaraannya dilakukan pada setiap hari, namun para malaikat hanya diberikan kesempatan satu kali berhaji saja. Berbeda halnya pada manusia yang diperbolehkan berhaji lebih dari satu kali, hanya saja waktu pelaksanaannya yang harus menunggu lebih lama karena kuota yang sudah dibatas. Lantas bagaimanakah ibadah haji para malaikat ? Berikut ulasan selengkapnya.

Berawal dari kehendak Allah SWT yang ingin menciptakan khalifah di muka bumi ini. sebagaimana telah dijelaskan di dalam surah Al-Baqarah ayat 30 bahwa, ” Dan (ingatlah) pada saat itu Tuhanmu berkata kepada para Malaikat, “Bahwa sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Lantas mereka berkata, “Mengapa Engkau akan menjadikan (khalifah) di muka bumi, bukankah orang itu yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau.” Dan Allah SWT berfirman, Sesungguhnya Aku pasti mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.

Sehingga setelah mendengar firman Allah SWT tersebut, para malaikat langsung bersujud. Sebab mereka takut akan murkaNya. Dan para Malaikat bersujud sambil menangis dan memohon ampun dari murka Allah SWT. Lalu kemudian mereka thawaf mengelilingi Arsy dalam jangka waktu yang cukup lama. Dan Allah yang Maha Pemurah melihatnya dan menurunkan rahmatNya. Oleh karena itu, diciptakanNya sebuah tempat yang dinamakan dan dikenal dengan sebutan Baitul Makmur yang berada tepat dibawah Arsy.

Sebagaimana Allah SWT berfirman, ” Wahai para malaikatKu, thawaflah kalian dirumah ini dan tinggalkan Arsy. Sehingga para malaikat pun berthawaf mengelilingi Baitul Makmur. Dan dalam satu hari satu malam, ternyata ada sekitar tujuh puluh ribu para malaikat yang berthawaf. Lalu setelahnya Allah SWT pun mengutus para malaikat-malaikat ke bumi seraya berfirman kepada mereka, Bangunlah untuk Ku sebuah rumah di muka bumi seperti itu (Baitul Makmur).”

Hal ini bahkan telah disaksikan oleh Rasulullah SAW ketika beliau melakukan perjalanan Isra mi’raj. Dimana ketika beliau telah sampai dilangit ketujuh Rasulullah SAW yang didampingi oleh Malaikat Jibril pun disambut oleh Nabi Ibrahim AS. Dimana pada ketika itu pun Rasulullah SAW melihat Baitul Makmur yang dikelilingi oleh ribuan malaikat.

Rasulullah SAW bersabda, Kemudian aku melihat Baitul Makmur. Akupun bertanya kepada Jibril. Dan ia menjelaskan “Ini adalah Baitul Makmur, setiap hari, tempat ini dikunjungi 70.000 Malaikat untuk dapat melakukan shalat di sana. Setelah mereka keluar, mereka tidak akan kembali lagi ke tempat ini.” (HR. Bukhari 3207 & Muslim 162).

Selain itu seperti yang telah disebutkan bahwa Allah SWT telah memerintahkan kepada para malaikatNya untuk membangun sebuah rumah dibumi untuk dijadikan tempat memohon ampunan yang kini kita kenal dengan sebutan Ka’bah. Dimana Ka’bah ini terletak sejurus dengan ka’bah yang ada di muka bumi. Seperti yang telah dijelaskan dari Qatadah bahwa, diceritakan pada kami bahwa Rasulullah SAW bersabda, Baitul Makmur adalah sebuah masjid yang ada di langit yang sejurus dengan Ka’bah. Seandainya Baitul Makmur tersebut jatuh niscaya menimpa Ka’bah. Dimana setiap hari ada tujuh puluh ribu malaikat yang masuk ke dalamnya dan ketika mereka telah keluar, maka mereka pun tidak akan pernah kembali ke Baitul Makmur.” (Ibnu Jarir, Fii Fatkh Al-Baari Juz 9 Hal. 493)

Dengan demikian para malaikat hanya dapat melaksanakan ibadah haji sebanyak satu kali seumur hidup. Penyelenggaraannya pun dilakukan setiap hari. Berbeda dengan manusia yang diperbolehkan berhaji lebih dari satu kali. Namun harus menunggu bulan haji yang terjadi sekali dalam setahun bahkan dalam waktu yang lebih lama lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *