Jamaah Haji Dihimbau Tidak Membawa Barang Terlarang

Jamaah Tidak Membawa Barang Terlarang – Bagi siapa saja yang membawa barang terlarang dan praktik sihir akan dihukum berat. Kementerian Agama RI mengimbau para jamaah haji Indonesia agar berhati-hati pada saat membawa barang bawaan ke Tanah Suci. Sebab, pemerintah Arab Saudi telah memberlakukan hukuman berat bagi seseorang yang melanggar peraturan dan ketentuan tentang barang terlarang.

 

jamaah tidak membawa barang terlarang

 

Dalam imbauannya, Menteri Agama mengimbau jamaah untuk tidak membawa barang-barang yang terlarang seperti narkoba, senjata api, senjata tajam, minuman alkohol dan sejenisnya. Apabila Jamaah membawa obat dari dokter untuk kepentingan pribadi, agar disertakan salinan resep dokter.

Lukman menambahkan, jamaah juga diimbau untuk tidak membawa barang-barang yang berkaitan dengan perbuatan syirik atau sihir yang sifatnya menyekutukan Allah Swt seperti jimat, patung-patung yang berbentuk makhluk hidup, kembang tujuh rupa, atau buku primbon dan lain sebagainya.

Selain itu, Lukman menjelaskan, jamaah dilarang melakukan praktik-praktik sihir dan sejenisnya selama berada di Arab Saudi. Pelanggaran ketentuan ini dapat terancam hukuman mati.

Lukman juga berpesan, agar jamaah tidak menerima titipan apapun dari orang-orang yang tidak dikenal. Apabila diantara jamaah tidak bisa menolaknya karena ada hubungan kekerabatan, pastikan dahulu isi titipan barang tersebut agar mengetahui bentuk nya dengan jelas. Lalu, laporkan juga titipan itu ke pendamping kloter.

Jamaah juga diharapkan untuk tidak membawa CD atau DVD yang tidak ada kaitannya dengan ibadah haji atau membawa barang yang tidak sesuai dengan budaya di Arab Saudi. Apalagi, yang terkait dengan tindakan ke arah pornografi.

Sementara itu, terkait air zam zam, menurut menteri, karena tiap jamaah akan mendapat fasilitas air zam zam sebanyak lima liter menjelang kepulangan mereka, maka jamaah tidak menyelipkan air zam zam ke dalam bagasi atau tas kabin. Ini sangat membahayakan penerbangan jamaah terkait keseimbangan pesawat.

Menag juga mengimbau jamaah untuk tidak membawa uang dalam bentuk tunai dalam jumlah yang banyak. Jamaah disarankan membawa uang tunai secukupnya, karena seluruh keperluan sudah ditanggung oleh pemerintah.

Jamaah tidak membawa barang terlarang

jamaah tidak membawa barang terlarang

Jamaah haji pun diharapkan tidak mengambil gambar atau berfoto di lingkungan fasilitas. Pemerintah yang memiliki hubungan dengan pelayanan umum seperti bandara, rumah sakit, fasilitas militer, dan lainnya.

Menag juga meminta jamaah untuk tidak mengambil foto warga Arab, atau orang asing lainnya karena warga Arab sangat sensitif dengan pengambilan foto tanpa seizinnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *