Inilah 7 Rahasia Keajaiban Masjidil Haram Yang Jarang Diketahui

Masjidil Haram yang terletak di Mekah Arab Saudi itu merupakan masjid terbesar di dunia. Dengan kondisi tersebut, tentu tidak semua area sudah dijelajahi oleh jamaah Indonesia, padahal setiap sudut-sudutnya itu mempunyai rahasia dan makna yang bermakna.

Inilah 7 Rahasia Keajaiban Masjidil Haram Yang Jarang Diketahui

Terutama karena faktor lokasi hotel, seluruh jamaah Indonesia baik yang sedang melaksanakan ibadah umrah atau haji, selalu masuk melalui pintu King Fahd Gate dan King Abdul Aziz Gate. Padahal itu baru 2 dari 95 pintu yang terdapat di masjid yang ada di sana.

Area yang dilewati oleh jamaah untuk menuju Kabah, hanya itu-itu saja. Namun jika ada waktu, cobalah untuk menjelajahi masjid suci ini, ada banyak hal yang menarik untuk bisa ditemukan di sana. Dan inilah 7 tempat rahasia yang jarang diketahui orang, Alhijaz Indowisata Tour and Travel merangkum 7 rahasia tersebut, yakni:

1. Tempat wudhu dekat Kabah
Ini anggapan yang sangat keliru atas perkiraan semua jamaah, yakni tempat untuk wudhu Masjidil Haram hanya ada di luar dan itu pun jaraknya sangat jauh sekali. Tidak heran, jamaah yang batal wudhunya suka cuek berwudhu di keran air minum yang terdekat.

Padahal, banyak terdapat tempat wudhu di dekat area Kabah. Tidak percaya? Kalau Anda berada dekat jarak dengan Kabah, Anda bisa perhatikan semua tangga besar dan lebar mulai dari lantai 1 untuk turun menuju pelataran Ka’bah. Terdapat 5 di berbagai arah Kabah.

Nah, di bawah semua tangga besar tersebut tersembunyi tempat untuk berwudhu. Jadi jamaah tidak perlu capek-capek untuk pergi ke luar masjid.

2.Tempat nobar video tutorial umrah
Enaknya jadi jamaah Indonesia adalah didampingi oleh pembimbing agama saat melaksanakan ibadah umrah dan haji. Tapi bagaimana dengan jamaah dari negara lain yang minoritas atau warga lokal?

Jangan bingung, Masjidil Haram pasti menyediakan tontonan video tutorial ibadah umrah ataupun haji. Jamaah juga bisa nonton bareng video tutorial ini bersama dengan jamaah yang lainnya, supaya mengetahui bagaimana cara melakukan Thawaf dan Sa’i dengan benar. Tempat nobar ini terdapat di dekat pintu Gate 74.

3.Bagi-bagi buku agama gratis
Dapat buku-buku agama secara gratis? Mau dong! Tidak banyak jamaah Indonesia yang mengetahui kalau ada tempat yang membagi-bagikan buku agama secara gratis di Masjidil Haram. Buku-buka yang dibagiakan itu terdiri dari panduan umrah dan kumpulan doa-doa.

Enaknya menjadi negara muslim terbesar, sehingga jamaah Indonesia bisa meminta buku-buku yang berbahasa Indonesia. Hanya dengan bilang, “Indonesia!” Petugas akan mengerti dengan sendirinya dan langsung mengambilkan buku edisi bahasa ibu kita. Tempat pembagian buku itu ada di dekat pintu Gate 74.

4.Panduan streaming khutbah Salat Jumat via ponsel
Melaksanakan shalat Jumat di Masjidil Haram merupakan pengalaman tiada dua bagi umat Islam di seluruh dunia. Tapi kalau tidak bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab, bagaimana untuk bisa memahami khutbahnya?

Jangan khawatirn dan takut, Anda bisa mendengarkan streaming audio terjemahan khutbah. Modalnya cukup dengan menggunakan ponsel yang memiliki aplikasi radio dan tentunya earphone.

Terjemahan khutbah yang tersedia dalam bahasa Prancis, Urdu dan tentunya juga ada bahasa Indonesia dong. Informasi panduan audio ini juga tersedia di dekat pintu Gate 74.

5.Khutbah Jumat dengan bahasa isyarat
Untuk yang tuna rungu dan wicara berkomunikasi dengan bahasa isyarat, ada spot khusus untuk shalat Jumat. Tidak besar, tapi juga bisa menampung sekitar 10 jamaah. Lokasinya itu ada di dekat pintu Gate 93.

Pada saat melakukan shalat di sini, akan ada petugas yang menerjemahkan khutbah Shalat Jumat dengan menggunakan bahasa isyarat. Wah, sangat membantu sekali.

6.’SPBU’ Zam-zam
Seluruh air minum yang terdapat di dalam Masjidil Haram adalah air zam-zam yang sumber airnya terletak di bawah tanah Masjidil Haram. Seluruh Jamaah bisa minum air tersebut dari ratusan galon yang disebar di seluruh masjid. Galon-galon ini bisa diisi secara berkala dan diantar langsung oleh petugas dengan kereta dorong.

Tapi penasaran nggak sih, bahwa air zam-zam ini dibawa dari mana? Kalau penasaran, Anda bisa pergi saja ke pintu Gate 93.

Di dekatnya, Anda bisa melihat stasiun pengisian air zam-zam. Petugas mengisi air zam-zam itu dengan menggunakan selang nozel seperti di pom bensin. Air itu disalurkan dari mesin pendingin, itu sebabnya air zam-zam rasanya seperti air dari kulkas.

7.Eskalator ke atap masjid
Melaksanakan shalat di atap Masjidil Haram, bisa kok! Tapi tidak banyak jamaah yang tahu aksesnya untuk bisa kesana.

Padahal, disna terdapat eskalator yang mengantar jamaah untuk bisa langsung ke atap Masjidil Haram. Lokasinya juga ada di dekat pintu Gate 91.

Shalat di atap Masjidil Haram terkadang menjadi salah satu pilihan jamaah yang tahu letak eksalatornya untuk bisa melaksanakan shalat Isya atau Subuh. Sebab pada siang hari, atap Masjidil Haram sangat panas sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *