4 Hal yang Perlu Dihindari Jemaah Saat Berangkat Haji Umroh

4 Larangan Haji Umroh, Sempurnanya ibadah haji dan umrah adalah semata-mata niat hanya karena Allah SWT. Hal itu juga dikuatkan lagi dengan hadist Nabi, yang menyebutkan ada empat golongan umrah dan haji yang tidak boleh untuk diikuti.

 

4 Hal yang Perlu Dihindari Jemaah Saat Berangkat Haji Umroh

 

Pertama, orang yang berkemampuan dalam melaksanakan haji umroh tetapi hanya untuk senang-senang saja.

Kedua, haji umroh karena berdagang untuk mencari keuntungan finansial.

Orang kaya yang mempunyai banyak harta dan uang yang begitu banyak, tetapi ketika berangkat haji dan umrah hanya untuk bersenang-senang. Karena sudah bisa mengunjungi Eropa misalnya, karena kelebihan uang lalu ingin berkunjung ke Mekah. Itu sangat tidak boleh. Atau orang yang pergi haji dan umrah hanya untuk berdagang mencari keuntungan finansial, jadi pergi untuk umrah sambil membawa barang dagangan. Ini juga tidak boleh dan tidak dianjurkan.

Ketiga, lanjut Kiai Mujib adalah orang yang melaksanakan ibadah umrah atau haji untuk tujuan riya dan sumah atau gengsi-gengsian.

Misalnya ada orang berangkat umrah karena dia merasa sudah sering memimpin tahlil, atau ingin dianggap sebagai orang yang ahli ibadah, itu juga jangan dilakukan.

Keempat, tutur Kiai Mujib, orang yang beribadah haji atau umrah dengan memaksakan diri yang pada akhirnya malah menjadi beban orang lain dengan meminta-minta selama di masjid-masjid atau jalanan yang berada di Mekah dan Madinah.

Akan tetapi, Kiai Mujib juga menegaskan apabila ada jamaah yang melihat ada orang-orang yang meminta-minta atau pengemis, hendaknya jangan buru-buru berfikir suudzon atau berburuk sangka dengan menganggap orang yang meminta-minta itu telah berhaji atau umrah sambil melakukan hal yang buruk seperti itu.

Ketika hal tersebut terjadi da nada di hadapan salah satu jamaah diantaranya sebisa mungkin kita harus berbagi kepada mereka, bahkan sudah menyiapkan sedekah bagi peminta-minta karena bisa jadi peminta-minta itu adalah malaikat yang menyerupai manusia seperti kita ini.

Segala yang kita raih hingga saat ini, seperti mobil, motor, rumah, emas dan limpahan harta yang berlimpah ruah. Semua itu hanyalah titipan Allah SWT. Agar kita selalu memelihara itu semua dengan baik dan tidak keluar pada koridor-koridor yang telah di batasi oleh Allah. Pandai-pandailah bersyukur atas nikmat yang Allah selalu kasih kepada hamba-hambanya.

Tagged on: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *